Kamis, 19 Februari 2009

KENANGAN

KENANGAN DARI IBU
Bunda tercinta....
Kau rawat dan kau didik aku sepenuh kasih sayangmu
Kau latih aku bergerak setapak demi setapak
Berjalan selangkah demi selangkah
Berbicara sepatah dua patah
Kau ajar aku ilmu setahap demi setahap
Semangat kartini terpatri dalam dirimu
Kini, aku?
Indah nian nostalgia itu


KENANGAN DARI AYAH
Ayahanda tersayang....
Kau bimbing aku antara bebas dan ketat
Kau bimbing aku antara keras dan lembut
Kau bimbing aku antara pendiam dan periang
Jiwa pahlawan dan pejuang terukir dalam wujudmu
Kini, aku terbentuk diantara kedua itu.
Indah nian nostalgia itu


KENANGAN DARI DAYANG
Dayang terkasih....
Kau bina aku layaknya dirimu sendiri
Kau beri apa yang kau bisa
Kau sedih jika aku sedih dan kau senang jika aku senang
Hati seorang putri sejati terpahat dijiwamu
Kini, aku berusaha mewujudkan asa dan citamu
Indah nian nostalgia itu. Read more...

Sabtu, 17 Januari 2009


PERANG BUTUH FISIKA

Physics is universe. Lagi-lagi ilmu fisika berperan dalam pola kehidupan yang lain, salah satunya adalah berperang. Sejak lama peperangan selalu menggunakan unsur metodis dari ilmu fisika. Di zaman bahula (3000 SM), manusia berperang dengan alat yang begitu sederhana, bambu runcing maksudnya. Teori fisika yang terjadi adalah semakin benda berbentuk runcing, maka tekanan benda itu semakin kuat. Hal ini tentu saja bambu runcing dapat menembus ke perut musuh yang mereka hadapi. Dan dorongan melempar yang dilakukan oleh pelaku perang juga menggunakan konsep fisika lainnya, kecepatan dan sudut pergerakan dorongan tersebut.

Selain itu, Gada pun ambil alih di sini. Untuk mendapatkan hantaman yang kuat, gada harus diayun secara kuat (dengan energi kinetik yang besar). Gada ini dapat menghancurkan dada musuh bahkan kepala jika memang tepat sasarannya.

Dalam kurun waktu yang cukup lama, terjadilah Perang Dunia I, Perang Modern, Teknologi Stealth, Laser dan Infra Merah ikut hadir di akibat perkembangan dari sebuah konsep fisika. Dapat kita ketahui adanya pistol, senapan mesin, granat, radar radio mencari musuh hingga pembuatan pesawat perang. Wajar saja jika peralatan perang ini menggunakan berbagai teori fisika, area bermain saja yang dijadikan sebagai hiburan tentu perlu penerapan ilmu fisika itu.

Peperangan yang terjadi di jalur gaza baru-baru ini mempunyai sisi positif dari sudut pandang yang berbeda. melalui peperangan tersebut kita dapat melihat bahwa fisika itu mengagumkan tergantung siapa yang menggunakannya, baik atau buruknya tergantung penggunanya. Oleh karenanya, tak perlu lagi anda memalingkan kepala anda. Ilmu fisika sudah melekat di dalam kehidupan manusia sehari-hari tentunya. Mulailah menelaah lebih jauh dan mendekatkan diri pada suatu kenyataan yang tersusun berdasarkan ilmu-ilmu teori yang sering dijelaskan. (dari berbagai sumber)
Read more...

Jumat, 16 Januari 2009

QuAnTum GatE

















WelcomE to Mahdiannur's World................................................................................................................

GOD ZIJ MET ONS......................................................................................................................................

dAnK U............................................................................................................................................................
Read more...